Rabu, 10 Februari 2010

aku lemah

mengapa semua ni terjadi agi...
aku udah ga tau agy mesti gmn..
aku pusing ma semua ni,,
udah ga tau agy mau gmn..
semua nya tgalin aku..
orang orang yang aku sayangin...
mereka tega.. tega.....
ninggalin aku gt aja..
ga punya perasaankah mereka...




tega bner...........................................................................................aku benci ma semua niiiiiiiiii



Sabtu, 16 Januari 2010

Because you loved me..

For all those times you stood by me
For all the truth that you made me see
For all the joy you brought to my life
For all the wrong that you made right
For every dream you made come true
For all the love I found in you
I'll be forever thankful baby
You're the one who held me up
Never let me fall
You're the one who saw me through through it all

Rabu, 25 November 2009

Tips SahaBaat..:)

  • Temui sahabatmu, tanyakn bagaimana kabarnya hari ini..
  • Buatlah janji untuk mengundang sahabatmu berkunjung ke rumahmu.
  • Adakanlah sebuah diskusi kecil untuk mencari pemecahan masalah yang sedang dihadapi sahabatmu
  • Jadilah pendengar yang baik saat sahabatmu menceritakan masalahnya.
  • Jika memberikan nasehat, usahakan untuk tidak menggurui yaa... Karena penyampaian yang bersahabat dan tidak menggurui akan lebih mudah diterima dan dipahami..
  • Jika setelah berdiskusi tidak ditemukan juga pemecahan masalahnya ....katakanlah kepada sahabatmu bahwa ada masalah yang membutuhkan bantuan orang dewasa... Jadi, sarankanlah kepadanya untuk meminta bantuan orang tua, kakak, guru, atau orang dewasa lainnya yang dipercaya olehnya...:)
  • Setelah berdiskusi yang melelahkan dan membosankan , ajaklah sahabatmu melakukan yang disenangi oleh sahabatmu .. hiburlah dia hingga membuat dia tersenyum dan tertawa... :D

DI COBA YAAH PLEEND.. BIAR PUNYA BANYAK SAHABAT...

ga tau aahh...7


Akhirnya Mamaku datang dan agak menasehati para perawat yang menghalangi Mamaku untuk masuk. Tapi akhirnya Mama ku diperbolehkan masuk. Aku pun dibawa ke kamar itu kembali.
Aku harus menunggu beberapa hari lagi untuk menginap dan akhirnya aku sembuh. Seminggu aku disana. Dan pada hari terakhir aku benar-benar sudah tidak betah lagi dengan kamar itu.
Sudah banyak suster yang aku kenal di Rumah sakit itu. Mereka sangat ramah dan hati-hati. Akhirnya dokterku tiba ke kamarku, diperiksa, diberi resep,
“Sudah boleh pulang nak.”
Aku hanya tersenyum, itu adalah senyumku yang setengah bahagia karena aku belum sembuh total. J
“Obatnya jangan lupa diminum yang rajin ya nak.”
“Iya dok”
“Dengarkan itu kata dokter.” Kata Mamaku.
Aku tersenyum lagi. J
Dokter pun mendoakan aku agar cepat sembuh dan sehat, agar aku bisa sekolah dan melakukan aktifitasku dengan rajin.
Aku pun pulang dengan Mama. J
……………TaMaT...........




ga tau aahh...6


Aku dibawa Mamaku ke kamar inap itu lagi. Kembali ke tempat tidur dan memakai selimut dengan tangan yang berinfus. Infus yang dialiri obat yang Aku pun tak mengerti isi kandungan obat apa itu.
Terkadang dan secara rutin suster masuk ke kamar ku untuk memberi obat kedalam infus itu, dengan alat suntik suster itu mencobloskan ke infuse yang digantung itu. Bila pagi, siang dan sore hari makanan yang sehat datang untuk para pasien di Rumah Sakit itu. Menurut ku makanan itu terasa enak bila aku lapar.  Kalian tau laah aku juga suka makan.
Tak lupa suster yang membawa makanan itu membawakan air hangat untuk ku di waslap oleh Mamaku. Bila selesai di waslap aku tampak lebih segar dan cantik. Dokter pun datang ke kamar ku
“Besok kamu dioperasi, jadi sekarang kamu puasa ya nak”
“Iya”
Dokter pun meneruskan untuk memeriksa ku. Aku hanya diam dan melihati muka dokter itu. Aku mulai puasa malam itu, kata dokter agar isi perutnya bersih.
Banyak sekali halangan saat Aku puasa saat sudah sampai pagi hari tiba. Maag ku kambuh, perutku terasa sakit dan lapar. Mama ku langsung membelikanku madu.
Mama ku mencampurkan sedikit madu dengan air putih dan mengaduknya. Memberikan pada ku sesendok demi sesendok, agar perut ku tidak sakit. Jam 7 pagi aku dibawa ke ruang operasi, sebelum masuk aku diganti pakainannya dulu.
Dengan Infuse yang menancap di tanganku. Aku pun dibawa masuk oleh para dokter yang akan mengoperasi aku. Pada punggung ku di suntikkan obat bius dan aku pun tertidur dan tak tau apa yang akan terjadi pada diriku setelah itu. Aku di operasi pukul 7 pagi, tapi ia sadar pukul 5 sore.
Perutku terasa sangat sakit, aku mengeluh dan aku merasa kedinginan. Aku mencari Mamaku, tapi tak kunjung datang dan ada disisiku. Ruang itu adalah ruang ICU. Banyak orang selesai di operasi masih disitu. Semuanya merasa kesakitan dan aku pun menangis.